Kegelisahan, kedukaan, dan air mata adalah sebahagian dari sketra hidup di dunia.
Titisan air mata yang bermuara dari hati dan berselimutkan kegelisahan jiwa terkadang memilukan, hingga membuat keresahan dan kebimbangan. Kedukaan kerana kerinduan yang teramat sangat dalam menyebabkan kepedihan yang menyesakkan rongga dada. Jiwa yang rapuh pun berkisah pada alam serta isinya, bertanya, di manakah pasangan jiwa berada.
Lalu, hati menciptakan serpihan kegelisahan, bagaikan anak kecil yang hilang dari ibunya di tengah keramaian.
" Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(Al-Baqarah: 216)
Hapuslah air mata di pipi,
dan hilanglah lara di hati.
Terimalah semua sebagai sebahagian
dari perjalanan hidup ini.
Dengan kebesaran hati dan jiwa,
dirimu akan menemukan apa rahsia
di balik titian kehidupan yang telah dijalani.
Hingga kelak akan engkau rasakan
tidak ada lagi riak
kegelisahan dan keresahan saat sendiri.
Thursday, January 12, 2012
KeTiKa AiR MaTa BerCuCuRaN
Dicatat oleh QeMa_DeQ NoR di 3:09 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 ulasan:
Post a Comment